Kiat Cara Agar Terhindar Dari Penyakit Corona

Dunia penuh dengan epidemi penyakit misterius dari Tiongkok yang dapat membunuh seseorang yang kita kenal sebagai virus Corona. Coronavirus menyebar sekitar akhir 2019 dan wabah tersebut dianggap oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai darurat medis internasional.

Mereka juga memberikan saran tentang cara kerja virus ini dan cara menghindarinya. Berdasarkan rilis Organisasi Kesehatan Dunia, berikut adalah beberapa pedoman untuk mencegah penyebaran coronavirus di tempat kerja, meskipun tidak ada karyawan perusahaan yang terinfeksi.

  1. Virus corona disebarkan oleh cairan tubuh

Virus, juga dikenal sebagai COVID-29, disebarkan melalui cairan tubuh. Difusi dapat menjadi air liur dari bersin yang dipengaruhi dari luar tubuh maupun oleh pernapasan. Contoh sederhana adalah secara tidak sengaja menyimpan air liur seseorang di atas meja. Kemudahan penyebarannya mirip dengan cara kerja flu.

  1. Pastikan ruangan tempat Anda bekerja bersih.

Organisasi Kesehatan Dunia menjelaskan bahwa cara efektif untuk mencegah penularan virus SK sangat sederhana: tetap bersih. Ini dapat dilakukan dengan membersihkan meja dengan disinfektan dan menyediakan pembersih tangan di tempat umum yang sering digunakan. Selalu sebutkan setiap karyawan atau kolega dengan mencuci tangan.

Perlihatkan poster yang mempromosikan kebersihan pernapasan. Gabungkan dengan langkah komunikasi lainnya, seperti membantu pejabat K3, memberi pengarahan setiap pertemuan, dan berbagai peluang lainnya.

  1. Siapkan tisue dan masker

Satu hal penting yang harus dimiliki setiap kantor adalah pasokan tisu dan masker. Pastikan kedua elemen tersedia dan diberikan kepada siapa pun yang menderita pilek. Penting juga bagi Anda untuk memiliki tempat sampah tertutup sebagai tempat pembuangan, karena pembersihan aliran udara dan lingkungan yang tepat mencegah penyebaran COVID-19.

  1. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Coronavirus

Salah satu hal yang menurut WHO penting adalah kesadaran ruang terhadap virus mematikan ini. Memasang stiker pada kebersihan pernafasan akan membantu untuk memahami hal ini.

  1. Istirahat jika sakit

Salah satu cara menyebarkan virus Corona adalah batuk. Bagi mereka yang tidak merasa lebih baik, lebih baik beristirahat di rumah dan minum obat seperti parasematol. Ketakutan adalah gejala infeksi COVID-19.

  1. Hindari bepergian untuk sementara waktu

WHO merekomendasikan untuk tidak bepergian ke luar negeri atau bepergian paruh waktu, bahkan untuk bekerja dan perusahaan harus memahami hal ini juga. Jika perlu, pastikan bahwa orang tersebut adalah orang yang sehat dan telah memeriksa daftar area virus Corona yang terkena dampak wabah tersebut. Ini dapat dilihat di situs web WHO.

Staf yang telah kembali dari daerah yang terinfeksi COVID-19 harus memantau diri mereka sendiri untuk gejala selama 14 hari dan suhu dua kali sehari. Jika mereka menderita batuk ringan atau demam ringan (dengan suhu tubuh 37,3 ° C atau lebih tinggi), mereka harus tinggal di rumah dan diisolasi.

Ini berarti menghindari kontak dekat (satu meter atau lebih dekat) dengan orang lain, termasuk anggota keluarga. Mereka juga harus menghubungi penyedia layanan kesehatan Anda atau departemen kesehatan masyarakat setempat, memberikan rincian penerbangan dan gejala terkini.

  1. Jangan mendiskriminasi yang terluka

    Jika Anda melihat gejala coronavirus yang dialami rekan kerja, segeralah angkat orang tersebut ke ruangan terpencil dan segera laporkan sistem kesehatan setempat. Jauhi diskriminasi dan dukung mereka dalam penyakit ini.

Pengendalian virus corona tidak berbeda dengan penyakit pada umumnya. Yang penting adalah memahami bagaimana menjaga kebersihan pribadi. Sebaiknya jangan panik karena masalah ini.

Demikian tips di atas semoga dapat membantu kalian, alangkah baiknya agar tidak terlalu panik menghadapi wabah corona .